Oleh : Yahya Zakaria
Ketika senja hampir berlalu, secara kebetulan saya masih termangu di depan kotak ajaib bernama televisi. Seperti biasa, stasiun tv di penguhjung senja, selalu memberikan waktu khusus selama beberapa menit bagi adzan maghrib untuk berkumandang. Tak ada yang beda memang, hanya saja ketika kita menetapkan pilihan pada stasiun TV berlabel TPI ketika adzan maghrib, maka kita kan mendapati visualisasi adzan maghrib yang berbeda dengan stasiun lainnya, visualisai yang unik dan memiliki makna yang tidak dangkal.
TPI lebih memilih visualisasi adzan maghrib dengan memberikan fakta-fakta medis mengenai wudhu dan sholat, dimana kelebihan-kelebihan yang didapat dari wudhu dan sholat secara rasional divisualisaikan. Misal, wudhu mampu meremajakan kulit, lalu sujud mampu memperlancar oksigen, dan lain sebagainya. Adzan maghrib di TPI memberikan fakta secara medis yang sangat masuk akal dari mulai kita wudhu, hingga setiap gerakan solat. Menurut saya, ini terobosan yang unik—meskipun tidak terbilang baru—yang patut diapresiasi, karena biasanya adzan di televisi hanya memvisualisasikan hiruk pikuk masjid, hiruk pikuk kota, aktivitas manusia modern dan pernak-perniknya, tidak lebih. Jemu.
